oleh

Tak Konsisten, Dekot Pangkas Rp 1,6 Miliar Anggaran Dikbud

Hais K Nusi

RadarGorontalo.com – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Gorontalo memangkas anggaran untuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) sebesar Rp 1,6 Miliar.

Alasan pemangkasan ini diakibatkan oleh Dikbud sering mengalihkan anggaran bukan untuk peruntukkannya. Hak ini diungkapkan anggota Banggar Dekot, Hais K Nusi.

Menurutnya, Dikbud tidak konsisten dengan alokasi dana yang sudah dialokasikan. Kami terkesan dibodohi oleh Dikbud.

Salah satunya mengalihkan anggaran Rp 200 juta untuk pengadaan pagar sekolah di SMP Negeri 16 Pohe yang tidak direalisasikan. Padahal kata Hais, bangunan sekolah yang berada di bibir jurang, harusnya menggunakan pagar.

Hal ini untuk menjaga longsornya bukit yang berakibat pada keselamatan siswa maupun warga sekitar. Padahal ini sudah disepakati pada rapat antara Dekot dan Dikbud.

Bahkan pengadaan pagar sekolah ini sudah kami anggaran dua kali dengan nilai yang sama, namun lagi-lagi Dikbud mengalihkan anggaran ini.

Ini kan sudah tidak logis, kata politisi Golkar ini. Hais juga membeberkan bahwa tahun 2015 silam, Banggar juga memperjuangkan anggaran sebesar Rp 2 Miliar, untuk pembangunan Kantor Dikbud.

Namun Dinas ini mengalihkan dana untuk membangun aula SMP Negeri I Kota Gorontalo. Padahal, dari sisi kenyamanan, kantor Dikbud sudah harus direhab. Kami sangat menyesalkan Kepala Dinas yang tidak efisien dalam menggunakan anggaran.

Apalagi kata Hais, untuk triwulan ini saja, Dikbud merupakan SKPD yang tidak mencapai target dan satu-satunya instansi paling jongkok dalam penyerapan anggaran, tandasnya. (rg-62)


Jangan Lewatkan

Komentar