oleh

Tak Mudah Merangkai Pilpres dan Pilkada. Prabowo-Airlangga Bisa ke Pilpres

-Nasional-342 Pengunjung

Gorontalo (RGOL) – Jika koalisi Istana berlanjut di Pilpres , maka di Pilgub bisa-bisa hanya satu pasang Cagub. Bayangkan kalau Golkar, PDIP, PPP, Nasdem, PAN dan Gerindra semua berkoalisi, maka yang tertinggal hanya dua partai yakni Demokrat dan PKS, maka bisa-bisa di Pilgub 2024 koalisi besar ini akan lawan Kotak Kosong.

Pertanyaannya siapa dengan siapa yang akan berpasngan. Pasalnya masing-masing partai punya jago, Golkat punya beberapa nama, PPP punya Nelson, Nasdem punya Hamim, Gerindra punya Elnino, PDIP juga punya Kris.

Ketua DPD I Partai Golkar Gorontalo, Rusli Habibie, mengakui koalisi besar bisa terjadi di Pilpres, mungkin Gerindra tetap akan tampilkan Prabowo dan PDIP tampilkan Puan, atau bisa jadi Prabowo berpasangan dengan Airlangga.

“kalau survei Prabowo terus membaik, maka pasti dia akan maju di Pilpres lagi,” kata RH. Politisi Golkar yang sudah dua kali memenangkan Pilpres di Gorontalo ini mengakui sangat merangkai Pilpres dengan Pilkada, mulai dari Pilgub sampai Pilbup dan Pilwako, karena pelaksanaannya semua bersamaan, makanya menghadapi Pilkada nanti perlu tantan terampil untuk merangkainya.

Golkar sendiri kata RH sudah mulai mempersiapkan banyak kemungkinan. Jadi, meskipun belum ada kepastian bagaimana model koalisi di Pilpres, namun perintah Golkar harus bisa dilaksanakan dengan sukses, baik itu untuk Pilpres maupun Pilkada.

Ketika Golkar mendukung Prabowo melawan Jokowi di Gorontalo menang, sebaliknya ketika Golkar mendukung Jokowi melawan Prabowo, Jokowi menang di Gorontalo. Dari pengalaman-pengalaman ini, tentu punya konsep untuk merangkai strategi pertarungan nanti. (awal)


Komentar