oleh

Terminal Lama Jadi Terminal Cargo dan EHA

-Gorontalo-194 Pengunjung
Suasana kunjungna Menhub Ignasius Jonan
Suasana kunjungna Menhub Ignasius Jonan

Dua Minggu Lagi, Terminal Baru Resmi Beroperasi

GORONTALO (RADAR) – Meski sudah rampung seratus persen dan sudah diresmikan oleh Menhub RI, Minggu (1/5) kemarin, namun terminal baru Bandara Djalaludin Tantu, baru bisa digunakan dua minggu kedepan. Hal ini diungkapkan Menhub Ignasius Jonan, dalam sambutannya kemarin. Dikatankan terminal baru Bandara Djalaludin Gorontalo ini sudah sangat memadai dari segi fasilitas, sehingga ia mengharapkan agar pelayanannya nanti bisa lebih maksimal lagi.

“Pelayanan adalah yang paling penting, sehingga nanti diharapkan saat bandara ini beroperasi nanti, tidak ada penumpang yang merasa kecewa dengan pelayanan yang ada,” katanya. Terkait penggunaan terminal lama, Menhub menyetujui usulan untuk menjadikan terminal lama sebagai terminal cargo, namun dirinya berfikir jika terlalu mubajir gedung sebesar itu digunakan hanya untuk terminal cargo saja, sehingga ia mengusulkan agar terminal lama juga digunakan untuk Embarkasi Haji Antara (EHA) Gorontalo, nanti.

Sementara itu, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menyambut baik usulan Menhub, dan atas nama pemerintah dan masyarakat, Gubernur mengucapkan terimakasih kepada Menhub dan jajarannya, yang telah sangat membantu mendorong penyelesaian terminal baru ini.

Gubernur juga mengharapkan agar pemerintah pusat tidak bosan bosannya untuk membantu Gorontalo dalam pengembangan transportasi, sehingga nanti Bandara Gorontalo bisa menjadi Bandara Internasional. Sebelum meresmikan terminal baru Bandara Djalaludi, Menhub juga meresmikan Fasilitas Pelabuhan Penyeberangan Gorontalo dan meresmikan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas pelabuhan Gorontalo. Menhub menyatakan sangat senang dengan peningkatan fasilitas di pelabuhan penyeberangan yang ada saat ini. (RG-25)


Komentar