oleh

Teror Panah Wayer Resahkan Warga

RGOL.ID – Gorontalo, Panah Wayer mulai mengepung Kota Gorontalo, wajar saja kalau warga sangat cemas. Kalau ini tak segera ditangani dengan keras oleh pihak kepolisian, maka akan banyak korban berjatuhan.

Sejumlah warga mengatakan jangan lihat kalau para pelakunya adalah anak remaja atau Anak Baru Gede (ABG), karena mereka inilah para pelaku Panah Wayer. Sudi, Warga Limba B mengatakan, sepertinya Gorontalo harus belajar dari Manado bagaimana memberantas Panah Wayer.

Di sana para petugas benar-benar sangat keras, bahkan sampai menurunkan tentara dan sekarang sudah berhasil ditangani. “memang harus ditangani dengan keras dan harus ada upaya jera,” katanya.

Warga juga minta Walikota, Kapolres dan Dandim untuk sesegera mungkin mengatasi Panah Wayer yang sudah meresahkan warga.

Seperti diketahui, baru beberapa hari lalu, seorang siswa SMK Negeri 3 Kota Gorontalo, Lamami (17) harus dilarikan ke Rumah Sakit Aloei Saboe dan langsung mendapatkan pertolongan medis, setelah panah wayer tertancap di lengannya.

Belum diketahui siapa pelaku yang menembakkan panah wayer tersebut. Kejadiannya di jalan Palma, Kelurahan Libuo, tepatnya di depan SD Negeri 26.

Belum selesai pengungkapan kasus panah wayer di Libuo, rabu (18/9) malam kemarin, sekitar pukul 01.25 wita, tepatnya di perbatasan Desa Sejahtera dan Kel Tanggidaa, tiba-tiba ada 2 pemuda yang tidak dikenal mengendarai sepeda motor dari arah Tanggidaa menembakan Panah Wayar ke arah masyarakat. Beruntung panah wayer itu tidak memakan korban jiwa, dan hanya tertancap di dinding. (gus-57)

Komentar