oleh

Teroris Tidak Beragama

-Gorontalo, Headline-277 Pengunjung
aksi damai yang dilakukan puluhan wanita bercadar, yang menamakan diri mereka, kelompok Dakwah Squad dan Sahabat Janna, di bundaran Saronde, Kota Gorontalo, Selasa (22/5)

RadarGorontalo.com – Sejumlah aksi teror di Indonesia, turut menuai kepedulian dan sikap prihatin anak bangsa di Gorontalo. Seperti aksi damai yang dilakukan puluhan wanita bercadar, yang menamakan diri mereka, kelompok Dakwah Squad dan Sahabat Janna, di bundaran Saronde, Kota Gorontalo, Selasa (22/5). Yang pada intinya, mereka membawa pesan, agar jangan menvonis isu SARA atau perbedaan agama, sebagai dalang dari aksi-aksi teror di Indonesia. “Karena, teroris tidak beragama. Teroris murni kejahatan, dan Teroris itu pemikiran, bukan tampilan,” demikian, sejumlah tulisan pada spanduk yang dibawa mereka.

Menurut Koordinator Aksi, Firman Dempak, aksi mereka ini, sebagai bentuk keprihatinan dan memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa, agama tidak mengajarkan aksi terorisme.  “Memberikan kesadaran kepada msyarakat bahwa agama manapun tidak mengajarkan tentang aksi terorisme, apalagi melibatkan perempuan dan anak-anak, ” ujar dia.

Selain aksi damai pasca teror bom di Surabaya dan daerah-daerah lain di Indonesia, massa aksi turut membagi-bagikan ta’jil buka puasa, sebagai bentuk penggalangan silaturahmi dan kekerabatan diantara sesama, dalam kegiatan yang mengambil tema “STOP ISLAMPHOBIA” tersebut. “Kami mengharapkan masyarakat Gorontalo untuk tidak di adu domba dan terprovokasi dengan aksi teror yang tidak bertanggang jawab. Menghimbau teroris ini, musuh kita bersama dan sama sekali tidak ada stigma Agama. Kami berharap, aksi kriminal ini tugas kita bersama, bukan hanya pihak kepolisian dan pemerintahan saja,” pungkasnya. (RG-54)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.