oleh

Tertimpa Tangga, Oleh Dahlan Iskan

-DI's Way-556 Pengunjung

ORANG lagi kalah itu bisa bertubi-tubi ditimpa apa saja. Anak sulung Donald Trump misalnya. Eric Trump mencoba mengingatkan publik tentang kebaikan ayahnya: satu-satunya presiden, di era modern, yang tidak mau perang.

Itu betul. Saya juga memuji itu. Sekeras-keras Trump menggertak Tiongkok tidak sampai menembakkan senjata. Padahal, kalau mau, ia bisa terpilih lagi.

Tapi respons masyarakat negatif. Eric dikecam secara luas. “Memang tidak perang dengan negara lain, tapi justru perang di dalam negeri,” tulis medsos. Bahkan, tulis yang lain, korbannya lebih besar dari perang dunia ke-2. Maksudnya korban Covid-19.

Yang meninggal 400.000. Habislah Eric Trump. Misinya tidak kesampaian. Demikian juga Taylor Greene. Yang ingin membela Trump. Dengan cara meluncurkan hastag #impeachbiden. Hastag itu justru diserbu dengan bintang-bintang K-Pop.

Video-video lagu Korea memenuhi hastag itu. Serbuan K-Pop itu mengingatkan rencana kampanye Trump di Oklahoma. Yang dihadiri 1 juta orang –sesuai dengan yang sudah mendaftar secara online. Ternyata yang datang sedikit sekali: 6.000 orang.


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *