oleh

Tes Urine, 2 Pejabat Positif?

 BUPATI Hamim Pou berpose bersama petugas BNN Bone Bolango pada kegiatan tes urin pejabat Bone Bolango. (foto/hms-sehe)
BUPATI Hamim Pou berpose bersama petugas BNN Bone Bolango pada kegiatan tes urin pejabat Bone Bolango. (foto/hms-sehe)

BONE BOLANGO (RadarGorontalo.com) – Sebanyak 40 orang pejabat menjalani tes urine yang digelar secara dadakan oleh Pemerintah Kabupaten Bone Bolango bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bone Bolango di kantor Bupati. Dua diantaranya sampel urine positif. “tes urine 40 pejabat Bone Bolango ini mulai dari Bupati Bone Bolango Hamim Pou sampai pejabat eselon III, itu kita ambil sampelnya. yang negatif itu 38 orang, sementara 2 lainnya positif.” jelas Kepala BNNK Bone Bolango Abdul Haris Pakaya, jumat (20/5). Dikatakan Haris Pakaya, kedua pejabat yang sampel urinenya positif tersebut, bukan positif karena mengkonsumsi narkoba, tapi mereka sebelumnya minum obat dokter.

“kedua yang bersangkutan ini, karena mengidap penyakit dan mendapat perawatan dokter. Mereka minum obat resep dokter tersebut, sehingga begitu di tes mereka positif, tapi bukan positif narkoba.” terangnya. Sementara itu, Bupati Bone Bolango Hamim Pou mengatakan bahwa pelaksanaan tes urine pada Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemda Bone Bolango merupakan agenda rutin yang dilakukan 2 kali dalam setahun. “tadi tes urine yang diikuti sekitar 40 orang pejabat Bone Bolango ada laporan dari BNNK ada dua orang yang positif, tapi alhamdulillah yang positif ini ada laporan sebelumnya mereka sebenarnya dalam perawatan dokter dan mengkonsumsi obat-obatan resep dokter.” katanya. Meski begitu, Bupati Hamim menambahkan pelaksanaan tes urine akan terus dilaksanakan karena ada ribuan ASN di Bone Bolango yang belum melakukan tes urine. “insya Allah dalam waktu dekat kita akan melakukan tes urine dibawah dukungan BNN Bone Bolango untuk memastikan bahwa seluruh ASN di Pemda Bone Bolango semuanya tidak ada yang mengkonsumsi narkoba.” tambahnya.

Namun demikian, Bupati Hamim berpesan agar menjauhi narkoba, jangan pernah menyentuh apalagi mengkonsumsinya walaupun hanya untuk coba-coba. Jangan pernah mencoba karena begitu anda mencoba anda pasti susah keluar, anda sudah masuk di lingkaran setan. Bahkan anda bisa jadi pemasok maupun pengedar, jadi distributor, penjual dan lain sebagainya. “jadi betapa bahayanya narkoba ini, memang bisa merusak daerah, bangsa termasuk juga keluarga dan masa depan kita.” tuturnya. (RG-46)


Jangan Lewatkan

Komentar