TNI ‘Sulap’ Buah-Buahan Jadi Pupuk

TMMD menggelar kegiatan penyuluhan kepada masyarakat yang ada di desa Tulabolo tentang cara pembuatan pupuk organik. (foto/dok)

Petani Senang, Pemda Apresiasi

RadarGorontalo.com – Sekitar 95 persen masyarakat desa Tulabolo dan Tulabolo Timur, kecamatan Suwawa Timur berprofesi sebagai petani. Dua desa ini menjadi lokasi kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Dim 1304 Gorontalo.

Karena sebagian besar aktivitas masyarakatnya bercocok tanam secara tradisional, maka kebutuhan akan ilmu pertanian sangat tinggi. Baik itu ilmu pengolahan tanah, pemilihan benih, penanaman, pemupukan, pemeliharaan maupun panen dan pasca panen.

Pasiter Kodim 1304 Gorontalo, Kapten Zni H. Hasan Ibrahim mengatakan bahwa untuk memenuhi kebutuhan petani itu, maka TMMD melalui program kegiatan non fisik, berbagi ilmu dengan para petani cara membuat pupuk organik yang bahannya serba alami yakni berasal dari buah-buahan yang ada dilingkungan sekitar.

Selain sudah digunakan dilahan-lahan pertanian milik TNI dengan hasil panen yang meningkat, pupuk organik ini juga sangat ramah lingkungan dan tanpa bahan kimia.

Pada kegiatan penyuluhan itu, masyarakat pun terlihat antusias menyaksikan para pemateri dari TNI mempraktekan cara pembuatan pupuk organik dari bahan buah-buahan, seperti nanas, kedondong, mangga, semangka dan lainnya.

Seperti acara sulap, TNI nampak lihai meracik buah-buahan menjadi pupuk.Semua bahan dicampur dengan air panas, kemudian dihaluskan dengan blender.

Hasil dari blender inilah yang kemudian menjadi pupuk organik. “cara pembuatan pupuknya simpel. Bahannya juga mudah didapatkan, dan hasilnya pun bisa meningkatkan produktifitas pertanian dua kali lipat.” ujar Kapten Ibrahim pada kegiatan sosialisasi pembuatan pupuk organik ramuan tanam (rotan), ramuan ternak (roter) dan ramuan pembasmi hama (roma) yang turut dihadiri lebih kurang 250 orang warga Tulabolo.

Selain itu, TNI juga mengajarkan cara pembuatan pupuk organik Bokashi dan pupuk organik cair. Bahannya pun mudah didapatkan, seperti jerami, dedak, sekam, air, gula pasir, kotoran kambing, ragi dan lainnya.

Materi lainnya yang diajarkan TNI adalah pembuatan pakan ternak. “insya Allah penyuluhan ini bisa memberikan manfaat dan semangat yang tinggi bagi petani Tulabolo, khususnya didalam meningkatkan hasil-hasil pertanian.” ujarnya.

Salah seorang petani Niko Rahman mengaku bersyukur dan berterima kasih kepada TNI yang sudah mengajarkan banyak ilmu tentang pertanian. “senang dapat ilmu seperti ini, kami petani sangat terbantukan.” ujarnya.

Sementara itu, Asisten I Pemda Bone Bolango (Bola-red) Taufik Sidiki sangat mengapresiasi kegiatan-kegiatan TMMD yang banyak membantu masyarakat Tulabolo dan Tulabolo Timur. “apa yang dilakukan TNI ini sangat luar biasa manfaatnya bagi masyarakat dan pemerintah sangat terbantukan dengan adanya program TMMD ini.” tuturnya. (RG-46)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.