®Reporter : RAGORO

RGOL.ID (GORONTALO) –

“Saya tidak pintar, tetapi saya selalu bekerja jujur dengan nawaitu yang tulus. Dari kejujuran itulah lahir idea idea besar,” kata Rachmad Gobel.

Tiga kali Rachmad Gobel ditawari dana 20 M oleh temannya di Jepang. Tetapi RG Menolak, bukan karena dia punya duit, tetapi dia tidak mau kehilangan kepercayaan, sebab kalau dia kalah pada Pileg 2019 maka habislah dia di mata tokoh tokoh yang ada di Jepang.

Alhamdulillah, kata RG, dia tidak saja menang dengan suara terbanyak, tetapi juga diberikan kepercayaan oleh Surya Paloh untuk menjadi Wakil Ketua DPR RI.

Sekarang dia punya muka untuk meminta bantuan pada teman temannya di Jepang , tetapi bukan untuk kepentingan pribadinya apalagi untuk kepentingan Pileg, melainkan untuk kepentingan rakyat Gorontalo dan jumlahnya bukan 20 M, tetapi Triliun rupiah, dan dengan senang hati membantu RG untuk membangun perekonomian daerahnya. ” Untuk Gobel San, kami akan bantu,” kata RG menirukan ucapan teman temannya di Jepang.

Kata RG, lagi mereka akan hadir pada acara di Anggrek Sabtu besok . ” Saya benar benar gembira karena mereka mau membantu saya mewujudkan mimpi saya membangun Gorontalo, bayangkan dulu saya menolak 20, tetapi sekarang Triliun yang mereka BERI, ada hikmahnya saya menolak bantuan 20 M itu ” katanya.

Ketika berbincang bincang di Saqifah Tapa, RG mengatakan dari nawaitu yang tulus dan bersih pasti akan muncul gagasan besar dan idea idea cemerlang.

Terus terang kata RG, dia ditawari oleh Menteri Perhubungan untuk mengelola 3 pelabuhan, namun RG hanya minta satu yaitu pelabuhan Gorontalo, memang banyak penawarnya dan persaingannya sangat ketat, tetapi pada Menteri Perhubungan, Rachmad mengatakan, dia tidak akan mencari untung mengelola pelabuhan Anggrek, karena itu merupakan ibadahnya pada tanah kelahiran, maka Menteri memberikan pengelolaan pelabuhan itu pada PT Agit yang merupakan perusahaan milik RG.

” Karena niat saya tulus membantun Gorontalo akhirnya saya mendapat bantuan dari teman di Jepang. Ini membuat saya sangat bersemangat, ” ungkap RG.

Ngobrol dengan RG memang bikin kita berada di dunia lain, betapa tidak, angka angka yang dibicarakan paling kecil 500 M, selebihnya Triliun, dan itu baru cerita pada usaha usaha kecil, seperti toko toko kue di Jepang dan bisnis ini juga sudah dikembangkan ke Indonesia dengan jumlah 400 outlet yang tersebar di beberapa kota besar.

Tidak hanya itu, bahkan Rachmad dan mitra bisnisnya dari Jepang itu akan bangun pabrik Coklat di Gorontalo, jadi kalau RG mengajak rakyat tanam singkong, dan Kakao, itu karena dia sudah menyiapkan mau diapakan singkong dan kakao itu.

Beda dengan dulu, pemerintah mengajak petani tanam singkong tetapi tidak pernah dipikirkan pemasarannya.

Tetapi untuk RG dia semuanya sudah dia siapkan, yaitu membangun industri pangan di Gorontalo. Artinya akan dibangun banyak pabrik untuk mengelola jagung, singkong dan kakao, industri pangan ini kata Rachmad akan menyerap banyak tenaga kerja, baik itu di perkebunan, di pabrik dan lainnya.

Gobel San juga cerita soal pabrik baterai miliknya dan juga perusahaan properti, yang sekarang sudah sukses.

Beberapa kader Nasdem yang mendengar cerita RG, itu pada terperangah. ” kaya sekali,” kata Ayub kecoplosan.

Mendengar itu, RG langsung menempelkan jari telunjuk di bibirnya. ” seeet…! jangan bilang bilang orang,” kilah RG berkelakar.

Semua usaha harus dibuatkan dengan baik, pasti akan berhasil, dan kalau sudah punya duit, jangan tambah maitua lagi. Sindiran RG ini kontan membuat sejumlah petinggi Nasdem tertawa renyah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.