Pose bersama LP2M UNG dengan para peserta dan pemateri pelatihan pengelolaan dan akreditasi jurnal elektronik - OJS Manuskrip di Jurnal Internasional
Pose bersama LP2M UNG dengan para peserta dan pemateri pelatihan pengelolaan dan akreditasi jurnal elektronik – OJS Manuskrip di Jurnal Internasional

Publikasi Ilmiah di Jurnal Internasional, Jadi Instrument Penting

RadarGorontalo.com – Menjadikan Universitas Negeri Gorontalo (UNG) sebagai world class research university, bukanlah pekerjaan mudah. Butuh kerja keras dari semua unsur yang ada di UNG, terutama para dosen. Tapi tetap ada cara untuk bisa mewujudkan obsesi itu. Menurut Muhammad Yusuf, S.Si, M.Si, jalan yang bisa ditempuh untuk mewujudkan sebagai world class research university, adalah melalui aktifitas menulis dan publikasi ilmiah di jurnal internasional.

“Untuk menjadikan UNG sebagai world class research university dan lembaga riset peradaban terbesar di Indonesia, jalan terbaiknya adalah kerja dan kerja, dengan cara menulis dan publikasi ilmiah di jurnal internasional,” kata Muhammad Yusuf. Dan pelatihan Pengelolaan dan Akreditasi OJS Manuskrip di Jurnal Internasional yang baru berakhir pada Sabtu (26/11) kemarin, kata Muhammad Yusuf, menjadi salah satu instrument agar para dosen bisa mendapatkan banyak pengalaman dan pelajaran tentang bagaimana agar tulisan ilmiah maupun hasil riset bisa terpublikasi di jurnal internasional.

“Prof. Dahlang Tahir, Ph.D yang menjadi pemateri menyatakan, referensi ilmiah sebagai acuan riset tersedia dengan baik di sciencedirect terutama metode dan memperbaiki Figure. Dan Prof. Ir. Suminar S. Achmadi, M.Sc, Ph.D saat memberi materi, banyak menjelaskan tentang aplikasi mendelay dan substansi jurnal internasional. Informasi yang disampaikan para pemateri ini, tentu akan menjadi masukan yang sangat baik bagi dosen-dosen kita,” kata Muhammad Yusuf, yang juga ketua panitia pelaksanaan kegiatan pelatihan tersebut.

Bak gayung bersambut, disaat yang bersamaan juga, kata Muhammad Yusuf, LP2M UNG juga mengadakan kegiatan menyangkut Aplikasi Online Journal System (OJS). Ini juga, menurut Muhammad Yusuf, akan memperkaya informasi. “Dalam waktu yang bersamaan LP2M UNG juga mengadakan OJS bagi jurnal di lingkungan UNG dengan pemateri Dino Dwi Jayanto dari Universitas Gajah Mada (UGM), yang memaparkan materi tentang Aplikasi OJS dan Praktek Pengelolaan Artikel dengan Aplikasi OJS untuk proses Akreditasi. Sementara Dr. Lukman dari Center for Scientific Documentation and Information Indonesian Institute of Sciences (LIPI) Kementerian RISTEKDIKTI menjelaskan tentang Kebijakan dan Evaluasi kesiapan akreditasi e-journal UNG,” jelas Muhammad Yusuf.(rg-40)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.