RGOL.ID, Gorontalo – Warga masyarakat terujung Kecamatan Asparaga, Desa Bihe dan Pangahu kini bisa merasakan kemerdekaan setelah hampir puluhan tahun daerah itu terisolir akibat tidak adanya akses jalan yang memadai.

Dari perjalanan tim bersama Bupati Nelson, Sabtu siang kemarin (7/9), tampak warga mengeluk-elukan kedatangan orang nomor satu dikabupaten tersebut di dua desa itu.

Bupati menyapa warga saat melewati beberapa dari mereka yang sedang mengerjakan riol saluran air

Betapa tidak, dari beberapa pengakuan warga, Bupati Nelson tak seperti bupati sebelumnya, yang hanya mengobral janji kepada mereka selama 10 Tahun menjabat.

Ramli Lahati (61) misalnya, rasa syukurnya tiada tara ketika akses jalan menuju desa mereka sudah ada. Jalan sebagai infrastruktur desa terpencil baru bisa dirasakan, dan sangat membantu dalam peningkatan ekonomi hasil bumi pertanian mereka. ” Saya sangat bersyukur dan senang, karena nanti Bupati Nelson yang bisa memperbaiki jalan di desa kami.

Rombongan OPD mendampingi Bupati untuk menyapa langsung warga Bihe-pangahu menanyakan selain jalan apalagi kebutuhan warga yang cukup mendesak dibutuhkan. (Foto:Qn)

Bupati Kabupaten Gorontalo sebelumnya hanya bisa berjanji, diucapkan tapi tidak bisa direalisasi,” ucap Ramli jujur.

Kata Ramli, dahulu akses jalan di Desa Bihe sebelumnya rusak parah dan sulit dilalui kenderaan. Namun dengan datangnya Bupati Nelson, yang baru menjabat 1 tahun kala itu, jalan ini langsung diperbaiki, tinggal kini menunggu diaspal.

Baginya jalan yang sudah ada ini sudah sangat membantu akses mereka. ” Dulu kami disini sangat susah menjalankan ekonomi pertanian kami.

Tapi sekarang sudah diperbaiki tinggal diaspal saja jalannya,” tuturnya.
Dahulu Harus dengan roda sapi Hasil bumi kami bisa angkut kejalan besar kecamatan. Kini mereka (pembeli-red) yang langsung datang, dengan mobil-mobil pick up.

Kita tinggal mengumpulkannya dan menaruhnya dipinggir jalan. Selain itu dengan jalan yang ada ini, Mobil bisa berpapasan, sehingga benar benar kami terbantukan.

Bupati Nelson saat mengemudikan Mobil feroza miliknya untuk melihat keberadaan Jalan desa Bihe-Pangahu yang dibangunnya 2018 kemarin. (Foto:Qn)

Sementara kepala Desa Bihe, Herman Lahabsi menambahkan, Bupati Nelson bukan hanya mengobral janji. Adanya program fisik, baik kebutuhan infrastruktur dan pelayanan kesehatan di desa berkembang cukup pesat.

“Bukan hanya akses jalan, warga Desa Saya ada juga yang mendapatkan bantuan rumah. Dan ini ukuran melihat keberhasilan seorang pemimpin, dan itu baru ditangan Bupati Nelson.” Tegasnya.

Menurut cerita warga lainnya saat ngobrol bersama awak media memang, cuma Bupati Nelson satu-satunya yang datang didesa ini saat kampanye 2016 silam, dan ketika melihat sulitnya akses jalan didua desa itu membuat Nelson berjanji, jika terpilih jalan desa akan dibangun. Dan akhirnya janji itu direalisasikannya, dengan sudah membangun akses jalan hampir ada 2-3 kilo masuk kedalam.

Sehingga dari cerita warga ini, Bupati Nelson bukan orang yang suka mengobral janji. Baru 3 tahun bekerja sebagai pemimpin rakyat Kabupaten Gorontalo, dia membuktikan janjinya dengan membangun akses jalan di Desa Bihe dan Pangahu ini. ” Bukan seperti Bupati sebelumnya,

cuma berjanji selama menjabat, namun tidak pernah ada. 10 Tahun kami menunggu janji itu, baru ini kami rasakan. Semoga Bupati Nelson akan terus bersama kami warga Asparaga, khususnya kami di Desa Bihe dan Pangahu.

Karena kami tadi dengar, Kadis PU sudah diperintahkan untuk melanjutkan pekerjaan jalan ini, 2019-2020 lanjutan aspal jalan didesa kami segera dilanjutkan. Lanjutkan Pak Bupati ” ujar warga bangga dengan sang Profesor. (Qen-rgol.id)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.