GORONTALO (RadarGorontalo.com) – Menanggapi polemik alfa mart yang sejak beberapa bulan terakhir ini marak diperbincangkan, Wakil Walikota Budi Doku angkat bicara. Menurutnya, Dinas Perindag dan UMKM Kota Gorontalo harus lebih berperan aktif. Utamanya mengenai data produk domestik regional bruto (PDRB) daripada warung-warung usaha UMKM yang ada di Kota Gorontalo. “Disperindag harus lebih serius dalam bekerja. Saya sudah minta PDRB pedagang-pedagang kecil di Kota Gorontalo. Sayangnya mereka tidak punya data itu,” terang Budi Doku.

Dinas Perindag dan UMKM harus punya data PDRB usaha UMKM di Kota Gorontalo, walaupun itu swasta. Kata Wawali, ada 8 Alfa Mart yang ditawarkan, namun baru 3 yang disepakati. Sehingga pembangunan ini harus dievaluasi sebaik mungkin. “Dievaluasi untuk 3 tempat ini selama 3 bulan, apakah ada penurunan untuk masyarakat pedagang kecil. Kalau ada penurunan, apa tindakan pemerintah yang harus diintervensi. Tapi kalau tidak ada, saya rasa untuk 8 Alfa Mart tidak ada masalah,” tukasnya.

“Memang jika tidak ada Alfa Mart, Kota Gorontalo akan ketinggalan. Tapi kita harus mengambil contoh seperti di Kota Surabaya. Ada sebuah Alfa Mart yang mempengaruhi pendapatan di daerah di sekitarnya. Maka Alfa Mart langsung menggandeng UMKM disekitarnya itu, untuk bertempat di lokasi tempat parkir Alfa Mart, dan berjualan disitu. Saya kira seperti ini yang harus kita lakukan,” sambungnya menjelaskan.

Bagi Wawali, Pemerintah harus terbuka, namun wajib mengevaluasi pendapatan masyarakat kecil. “Satu sen pun masyarakat pedagang kecil tidak boleh berkurang. Saya orang pertama yang paling marah kalau ada pendapatan masyarakat menurun. Sehingga kembali saya tekankan untuk Dinas Perindag, untuk mengevaluasi dan mendata PDRB seluruh pedagang kecil di Kota Gorontalo. Bagaimana keuntungan mereka dan lain sebagainya, sehingga data ini akan menjadi pegangan untuk bahan evaluasi kedepan,” pungkasnya. (rg-63)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.