Aleg Golkar Dapil Boliyohuto Wilfon Malahika (paling kiri) hadir ditengah perayaan lebaran ketupat, yang disuguhkan dengan tradisi seni etnik Jawa bersama unsur pemerintah. (Foto:dok)

GORONTALO – Lebaran perayaan ketupat yang merupakan tradisi masyarakat Jawa, Jawa Tondano di Gorontalo terus menjadi budaya disetiap usai seminggu lebaran.

Untuk itu, khusus dikecamatan Boliyohuto, suguhan semarak perayaan lebaran ketupat digelar oleh etnis setempat dengan dikoordinir langsung oleh pemerintah, baik desa dan kecamatan.

Srikandi dapil Boliyohuto Cs, Wilfon Malahika saat hadir dalam pagelaran seni masyarakat setempat mengatakan, tradisi seperti ini memang sering digelar setiap tahun, namun dalam kemasan yang berbeda beda.

” Nah, untuk kali ini digelar dalam perayaan etnis seni dan budaya masyarakat disini (Jawa) dengan menampilkan beragam kegiatan seni. ” Ucapnya.

Dengan kegiatan kegiatan seperti itu, hal ini sangat wajib untuk kita lestarikan. Baik menjaga keaneka_ragaman hingga pula nilai nilai budaya leluhur.

Sama seperti lebaran ketupat yang memang diinisiasi oleh masyarakat Jawa, Jawa Tondano. Maka ini wajib kita dorong untuk terus kita lestarikan.

” Ini sangat baik untuk pengembangan nilai budaya kita Gorontalo, yang terbangun dalam berbagai suku, termasuk suku Jawa, Jawa Tondano diperayaan lebaran ketupat kali ini.” Ucapnya.

Dalam kegiatan itu, tamu undangan seperti Bupati bersama ibu, beberapa OPD, Aleg Provinsi, aparat kecamatan dan desa disuguhkan beragam tradisi kesenian daerah, Ada tari jaipongan, silat dengan iringan musik etnis, gamelan hingga kegiatan lainnya. (Qn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.