WR 1 UMGO : Aisyiyah Di Gorontalo, Gigih Berjuang Tanpa Pamrih.

Lebih dari 2 dekade Aisyiyah telah berjuang di bumi serambi Madinah. Perjuangan tak kenal lelah yang dilakukan sejak berpuluh tahun silam, kini telah berbuah manis. Sebut saja, Panti Asuhan Yatim Piatu, di Limboto (thn 1945), BKIA atau Klinik Bersalin Siti Hadidjah dan Taman Kanak-Kanak Bustanul Athfal Gorontalo, adalah beberapa diantara buah usaha perjuangan gigih Aisyiyah.

Sebelum menuai hasil seperti sekarang ini, ada jalan terjal yang harus ditempuh. Kendati demikian, demi kemaslahatan ummat, Aisyiyah tetap gigih berjuang tanpa pamrih. Prof Moon Hidayati Otoluwa, Wakil Rektor 1 Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) sekaligus Pimpinan Wilayah Aisyiyah Provinsi Gorontalo, mengungkapkan ada begitu banyak kesulitan yang harus dihadapi Aisyiyah.

“Pada awalnya Aisyiyah menemui banyak kesulitan, karena harus berdakwah dengan Sumber Daya Manusia (SDM) dan fasilitas yang serba terbatas, bahkan kekurangan”. Ungkap Moon Hidayati saat memberikan materi pada kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan UMGO.

Namun, lanjut Moon, seiring perkembangan zaman, Aisyiyah terus berbenah dan melakukan peningkatan kapasitas SDM sehingga perlahan-lahan, buah manis atas perjuangan tersebut mulai tampak.

Pemekaran Provinsi Gorontalo yang terjadi pada tahun 2001, membuat Aisyiyah Gorontalo, harus memilih Pimpinan Wilayah yang baru untuk menahkodai bahtera organisasi. “Saat itu (tahun 2002), diadakan pemilihan Musyawarah Wilayah Aisyiyah Gorontalo ke-1 dan terpilihlah Ibu Fatma Salimi-Buluati selaku Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah Gorontalo.”. ungkap Moon dihadapan peserta.

Kegiatan LDK ini sendiri diikuti oleh Mahasiswa Program Berasrama UMGO gelombang kedua dan Mahasiswa yang telah selesai mengikuti Program Pembinaan Karakter dan Kepribadian Mahasiswa Baru (PPKKMB). Sesuai Jadwal, kegiatan ini akan dilaksanakan selama 5 hari, yakni dari tanggal 4-8 Juli 2022. (hms)


Jangan Lewatkan

Komentar