oleh

UG Cetak Sejarah

-Kampus, Pendidikan-220 Pengunjung

RGOL.ID – Gorontalo, Setelah 18 tahun, Universitas Gorontalo (UG) kini memiliki dosen yayasan yang berhasil meraih jabatan akademik guru besar atau profesor. Dia adalah Prof. Dr. Meimoon Ibrahim, SE, MM.

yang ditetapkan sebagai guru besar berdasarkan surat keputusan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, pada 10 September 2019 lalu. Rektor Universitas Gorontalo, Dr. Ibrahim Ahmad, S.H., M.H. memberikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Prof. Meimoon.

“Ibu Prof. Meimoon adalah guru besar pertama di UG,” katanya. Sebagaimana diketahui, gelar akademik tertinggi di perguruan tinggi adalah Doktor (S3).

Namun menjadi guru besar dengan menyandang gelar profesor menjadi idaman para akademisi.

“Saya tahu persis perjuangan beliau tidak mudah, prosesnya lama dan beliau telaten, tekun, dan alhamdulillah menghasilkan sesuatu yang paling berharga, terutama untuk Universitas Gorontalo,” ujar Ibrahim.

Profesor mempunyai kewenangan membimbing calon doktor. Profesor mempunyai kewajiban khusus menulis buku dan karya ilmiah serta menyebar luaskan gagasannya untuk mencerahkan masyarakat.

“Saya berharap apa yang diraih ibu Meimoon ini menjadi motivasi bagi teman-teman dosen yang lain supaya berusaha semaksimal mungkin, karena banyak dosen yang sudah memenuhi syarat menuju keperolehan pangkat tertinggi yaitu Guru Besar,” tuturnya.

Lebih dari itu, Ibrahim mengaku saat ini ada beberapa dosen yang sudah memenuhi syarat untuk naik ke guru besar.

“Saya berharap kepada mereka itu untuk mengikuti jejak ibu Meimoon, karena guru besar itu sangatlah penting bagi universitas,” tuturnya. (tut/tr-10)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.